Ikan Koi

Cara Karantina Ikan Koi yang Baru Datang: Mulai Dari Awal Hingga Pasca Karantina

Koi adalah spesies ikan yang cantik dan dapat menjadi tambahan yang menarik untuk tampilan kolam atau aquarium di rumah Anda. Namun, Anda harus mengetahui terlebih dahulu cara karantina ikan koi yang baru datangke kolam Anda untuk menghindari risiko. Sama seperti hewan lainnya, ikan koi bisa sakit, dan menambahkan ikan baru ke kolam tanpa karantina yang tepat akan membahayakan kesehatan seluruh koleksi ikan koi Anda. 

Baca Artikel Lainnya: Agar Kualitas Air Kolam Ikan Koi Anda Tetap Terjaga, Terapkan Tips Berikut ini

Ikan koi dapat menampung parasit, bakteri, dan virus bahkan tanpa menunjukkan gejala apa pun, dan menempatkan ikan koi di kolam Anda tanpa dikarantina dapat menimbulkan efek bencana. Itu sebabnya Anda harus mengetahui cara karantina ikan koi yang baru datang untuk mencegah wabah terjadi di kolam Anda.

Baca Artikel Lainnya: Ini 8 Jenis Penyakit Ikan Koi yang Umum Terjadi, Beserta Tips Mencegah dan Mengobati Ikan Koi yang Sakit

Cara Karantina Ikan Koi Yang Baru Datang

Saat ikan koi baru Anda datang, Anda perlu menjalankan beberapa proses karantina koi di ember khusus, agar koi tidak stress dan menyebarkan penyakit.

1. Proses Karantina Koi di Ember

Biasanya ikan koi baru Anda akan tiba dalam kantong beroksigen. Sebelum memasukkan ikan ke dalam ember, apungkan kantongnya di permukaan air ember karantina selama 20-30 menit. Ini agar ikan koi baru Anda menyesuaikan diri secara perlahan dengan suhu air. 

Pastikan untuk menutupi kantong ikan koi dengan kain atau handuk jika terkena sinar matahari langsung. Saat ikan koi Anda berada di dalam kantong, jangan menambahkan air dari ember ke dalam kantong, karena ini dapat membuang kimiawi air, yang bisa berbahaya bagi ikan koi baru Anda.

Setelah 20-30 menit berlalu, lepaskan ikan koi baru Anda ke dalam ember karantina. Usahakan saat karantina koi di ember untuk tidak memasukkan air dari kantong ke dalam ember karantina. Setelah ikan koi Anda aman di dalam ember, segera tutupi dengan jaring.

2. Protokol Karantina

Disarankan agar Anda melakukan karantina koi di ember selama minimal 14 hari. Selama waktu ini, Anda harus memantau dengan cermat ikan koi baru Anda, untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penyakit. 

Jika memungkinkan, satu atau dua ikan dari kolam Anda dimasukkan ke ember karantina untuk membantu Anda memantau masalah bakteri, parasit, atau jamur. Jika ada masalah yang muncul, Anda dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah tersebut lebih awal, tanpa memengaruhi seluruh ikan koi yang Anda miliki.

3. Cara Memberi Makan

Saat karantina koi di Ember jangan memberi makan ikan Anda selama 48 jam pertama. Ikan koi biasa kehilangan nafsu makan saat stres. Jika Anda mencoba memberi mereka makan saat mereka masih menyesuaikan diri, makanan tersebut kemungkinan besar tidak akan dimakan dan akhirnya berdampak negatif pada kualitas air. 

Setelah 48 jam berlalu, beri makan ikan koi Anda sedikit makanan yang mudah dicerna sekali sehari. Membatasi pemberian makan saat karantina koi di ember akan membantu mencegah penumpukan limbah dan amonia berlebih.

4. Cek Kondisi Air 

Periksa parameter air, kadar oksigen terlarut, dan suhu air setiap hari untuk memastikan semuanya berada dalam kisaran yang normal. Karena kualitas air sangat penting untuk proses karantina koi di ember, penggantian air juga penting. 

Jika filter biologis Anda terpasang dan berfungsi dengan baik, penggantian air 10-15% dua kali seminggu sudah cukup. Tanpa biofilter yang mumpuni, Anda harus melakukan penggantian air 50% setiap hari.

Jika pada hari kedua air karantina koi berbusa, itu menandakan bahwa koi baru Anda sedang mengalami masalah kesehatan. Ember karantina yang keruh biasanya terjadi karena ikan koi mengeluarkan lendir yang berlebih.

Segera pasang heater saat air karantina koi berbusa, dan atur pada suhu 30 celcius, ini akan membuat suhu air hangat dan membuat serangan virus melemah, dengan demikian akan membuat koi baru Anda bertahan.

5. Menambahkan Garam Pada Ember Karantina

Saat karantina koi di ember, garam juga harus ditambahkan seperlunya untuk mempertahankan salinitas 0,3%. Garam tidak hanya membantu mengurangi stres, tetapi juga dapat bertindak sebagai garis pertahanan pertama melawan serangan parasit.

6. Perhatikan Tanda-Tanda Penyakit

Jika ada tanda-tanda penyakit, penting untuk mengidentifikasi masalah dengan cepat dan segera mengobatinya. Jangan pindahkan ikan apa pun dari ember karantina ke kolam Anda sampai penyakitnya sembuh total. Jika tidak, seluruh ikan koi di kolam Anda berisiko terkena wabah, yang mungkin sulit untuk diselesaikan.

Baca Artikel Lainnya: Mengenal JPD Koi Food, Pakan Terbaik yang Saat Ini Banyak Dicari Pecinta Ikan Koi

Pasca Karantina: Menambahkan Ikan Koi Baru Ke Kolam Anda

Setelah 14 hari, jika tidak ada masalah, Anda dapat menambahkan ikan baru ke kolam Anda. Penting untuk memastikan bahwa parameter air kolam Anda hampir sama dengan yang ada di ember karantina, dan jangan sampai air karantina koi berbusa. Ini bertujuan untuk mengurangi stres pada transisi ikan koi baru Anda.

Untuk memindahkan ikan dari ember karantina, Anda harus menjaring masing-masing ikan dengan hati-hati dan memasukkannya ke dalam kantong ikan polietilen berisi air dari ember karantina. 

Rendam jaring dengan hati-hati ke dalam ember karantina dan usahakan ikan Anda masuk ke dalamnya. Lakukan dengan perlahan, karena gerakan jaring yang tiba-tiba atau cepat dapat menyebabkan stres pada ikan koi Anda. 

Setelah ikan berada di jaring, keluarkan dengan hati-hati dari ember dan pindahkan ke kantong ikan. Ikan koi biasanya mencoba keluar dari jaring, jadi pastikan untuk berhati-hati saat memindahkannya.

Saat semua ikan koi sudah aman di dalam kantong, tutup dengan karet gelang dan apungkan di permukaan kolam selama kurang lebih 20 menit. Pastikan kantong tidak diletakkan di bawah sinar matahari langsung, tutupi dengan handuk atau kain.

Setelah 20 menit berlalu, buka kantong dan lepaskan ikan koi baru Anda ke dalam kolam. Sekali lagi, hindari memindahkan air ember karantina ke kolam.

Wajar jika ikan koi baru menjadi sedikit pemalu saat pertama kali dimasukkan ke kolam baru. Tidak jarang mereka bersembunyi atau menghabiskan waktu di dasar kolam sambil menyesuaikan diri. Mereka mungkin juga tampak mengalami penurunan nafsu makan. Perilaku ini akan membaik saat koi Anda menjadi lebih nyaman di lingkungan barunya.

Memberi Pakan Terbaik Untuk Ikan Koi yang Baru Datang

Setelah Anda mengetahui cara karantina ikan koi yang baru datang, tentunya Anda juga perlu untuk memikirkan asupan makanannya. Berilah pakan terbaik yang dapat meningkatkan kesehatan ikan koi Anda.  JPD Medicarp Max dan JPD Fujizakura merupakan dua pakan terbaik yang bagus untuk kesehatan ikan koi baru Anda.

Baca Artikel Lainnya: Ini Alasan Mengapa Anda Perlu Memberi Pakan Koi Untuk Warna, Serta Rekomendasi Pakan Koi Untuk Warna Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *