Air dan Kolam

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya

Saat ini, banyak hobi yang berkaitan dengan dekorasi akuarium. Mulai dari aquascape, terrarium, hingga paludarium.  Dari ketiga hobi tersebut, paludarium merupakan yang tengah tren saat ini. Mungkin saja Anda salah satunya yang mulai mengenal paludarium.

Paludarium adalah seni dalam menyatukan hewan dalam suasana alami. Dimana didalamnya terdapat unsur tanah dan air. Teknik ini lebih hidup dan menambah elegan desain interior rumah Anda. 

Mungkin Anda salah satu yang saat ini sering mendengar kata paludarium. Lalu penasaran ingin mengenal paludarium lebih dalam.  Di artikel kali ini kami akan memberikan informasi lengkap mengenai hobi paludarium.

Baca Artikel Sejenis: Alasan Air Bersih Penting Untuk Makhluk Hidup

1. Apa Itu Paludarium?

Mengenal Paludarium kita mulai ari asal katanya, berasal dari gabungan bahasa latin yaitu “Palus” , yang memiliki arti rawa-rawa. Sedangkan untuk “Arium” artinya wadah.

Dari arti namanya dapat disimpulkan bahwa paludarium adalah sebuah jenis wadah (akuarium). Biasanya ini berkaitan dengan habitat rawa-rawa. Dimana seni desain interior ini menggabungkan elemen air dan darat dalam satu wadah.

Tujuannya adalah untuk mereplikasi hutan hujan, lahan basah, dan sungai. Disini penghobi dapat menyimpan berbagai koleksi hewan dan tumbuhan. Dimana hewan dan tumbuhan tersebut habitatnya di darat  dan di air.

Paludarium biasanya terdiri dari dua bagian. Pertama, bagian atas yang berupa tanah atau substrat, yang digunakan untuk menanam tanaman. Kedua, bagian bawah yang berisi air dan ikan.

Paludarium pada umumnya dibuat dengan tujuan untuk meniru habitat alami. Biasanya menyerupai tempat tinggal spesies hewan dan tumbuhan di lingkungan yang lembab. Contohnya seperti sungai, hutan tropis, atau rawa-rawa.

Beberapa jenis hewan yang sering dijadikan penghuni paludarium adalah ikan, kura-kura air, katak, udang air tawar,dsb.

Kelebihan dari paludarium adalah tidak hanya menampilkan keindahan dari tanaman dan ikan saja. Seni desain interior ini juga memberikan kesempatan bagi pemilik paludarium untuk memelihara hewan-hewan kecil.  

Biasanya hewan-hewan kecil tersebut tidak dapat dipelihara di dalam akuarium biasa. Paludarium juga dapat membantu menjaga kelembaban dan kestabilan suhu di dalam ruangan.

Baca Artikel Sejenis: Jaga Kualitas Air Kolam Ikan Dengan 4 Elemen Penting Ini

2. Apa Saja Komponen Ekosistem Dalam Paludarium?

Seperti halnya di alam liar, ekosistem dalam paludarium terdiri dari berbagai komponen. Semua komponen tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Anda belum mengenal paludarium jika belum mengetahui komponen ekostimenya. Berikut adalah beberapa komponen ekosistem yang sering digunakan dalam paludarium.

a. Air

Air adalah elemen utama dalam paludarium. Komponen ini menjadi habitat bagi ikan, katak, dan makhluk air lainnya. Air juga menjadi sumber nutrisi bagi tanaman air. Selain itu dapat berfungsi untuk mengatur suhu dalam paludarium.

b. Tanaman

Tanaman air dan darat adalah komponen penting dalam ekosistem paludarium. Keduanya memproses nutrisi dan memberikan tempat berlindung bagi hewan. Tanaman juga membantu menjaga kualitas air. Caranya dengan menyerap nitrogen dan fosfor dari limbah hewan.

c. Hewan

Hewan akan memberikan keanekaragaman dalam ekosistem paludarium. Biasanya hewan-hewan kecil seperti ikan, katak, kura-kura, dan reptil kecil lainnya. Mereka membantu menjaga keseimbangan dalam ekosistem dengan memakan serangga dan memproses limbah organik.

d. Mikroorganisme

Mikroorganisme seperti bakteri dan protozoa membantu memecah limbah organik.  Kemudian menjadi nutrisi yang dapat diserap oleh tanaman. Mikroorganisme juga membantu menjaga kualitas air. Cara kerjanya dengan membersihkan air dari bahan organik dan racun.

e. Batu dan Kayu

Batu dan kayu memberikan tempat berlindung bagi hewan. Keduanya memperkaya ekosistem dengan membawa nutrisi dan bakteri yang diperlukan untuk menguraikan limbah organik.

f. Sistem Pencahayaan dan Pemanas

Sistem pencahayaan dan pemanas digunakan untuk mengatur suhu dalam paludarium. Selain itu, dapat memberikan cahaya yang diperlukan bagi tanaman untuk melakukan fotosintesis.

Semua komponen ekosistem tersebut saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Sehingga membentuk ekosistem yang stabil dan seimbang dalam paludarium.

Jenis Desain Paludarium yang Populer

Apakah Anda mulai tertarik untuk membuat paludarium di rumah Anda? Jika iya, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis paludarium. Agar nantinya dapat mencocokkan dengan tempat dan anggaran yang Anda sediakan. 

Berikut adalah beberapa jenis desain paludarium yang populer.

a. Jungle Paludarium

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya_Jungle Paludarium

Ini adalah jenis paludarium yang meniru lingkungan hutan. Desain ini memiliki banyak tanaman tinggi yang menjulang, akar-akaran, dan batu-batuan. Sehingga memberikan kesan hutan yang lebat. Disini air berfungsi sebagai elemen penting untuk menambah kesan alami hutan yang lebat.

b. Riparium Paludarium

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya_Riparium Paludarium

Desain ini memiliki lebih banyak ruang daratan daripada akuatik. Di mana tanaman terapung menjadi elemen penting yang menonjol.

Riparium Paludarium menggabungkan tanaman air yang dapat tumbuh di air dangkal dengan tanaman terestrial yang diletakkan pada platform di atas air.

c. Coastal Paludarium

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya_Coastal Paludarium

Jenis paludarium ini meniru lingkungan pantai. Desain ini memiliki substrat yang lebih berbatu daripada substrat yang bersifat organik.

Tanaman di paludarium ini lebih berfokus pada jenis-jenis yang biasa tumbuh di pantai. Contohnya seperti mangrove, atau tumbuhan pantai lainnya dan biasanya dilengkapi dengan karang.

d. Rock Paludarium

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya_Rock Paludarium

Seperti namanya, paludarium ini fokus pada penggunaan batu-batuan. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang dramatis dan unik.

Tanaman dan hewan yang digunakan paludarium ini biasanya serasi dengan batuan yang ada. Tanaman tersebut diantaranya adalah lumut, sukulen dan tanaman mini.

e. Aquascape Paludarium

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya_Aquascape Paludarium

Desain ini lebih fokus pada elemen akuatik dengan pencahayaan dan tanaman yang menonjol. Aquascape Paludarium biasanya terdiri dari sebuah wadah besar dengan substrat yang dalam. Ditambah dengan pohon atau tanaman kecil yang ditanam di atas substrat tersebut.

f. Mossarium Paludarium

Mengenal Paludarium Beserta Jenis dan Komponen Ekosistemnya_Mossarium Paludarium

Jenis paludarium ini menekankan penggunaan lumut dan tanaman mini. Dimana keduanya memberikan tampilan yang lembut dan hijau pada paludarium Anda.

Desain ini sangat sederhana, dengan lumut dan tanaman mini yang ditanam pada substrat. Kemudian kedunya diletakkan di bawah sinar lampu.

Mungkin setelah Anda mengenal paludarium lebih dalam, Anda terinspirasi untuk membuatnya di rumah. Kami sarankan jika Anda ingin membuatnya, gunakanlah peralatan yang terbaik. Agar nantinya hasilnya tidak mengecewakan.

Salah satu peralatan yang dibutuhkan adalah sistem filter dan pompa Air. Keduanya sangat penting untuk menjaga kualitas air.  Selain itu menjaga tanaman dan hewan yang hidup di dalam paludarium tetap sehat.

Baca Artikel Lainnya: Apakah Industri Ikan Koi Menjanjikan? Simak Ulasannya Disini!

Filter air terbaik yang disarankan yaitu produk dari Matala, diantaranya: Matala Filtration Brush dan Matala Filtration Media. Sedangkan untuk pompa air Anda dapat memilih Matala Linear Diaphragm Air Pumps. Semuanya bisa Anda dapatkan melalui importir resmi: Platinum Adi Sentosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *