Air dan Kolam, Ikan Koi

Ingin Membuat Kolam Ikan Koi? Perhatikan 8 Hal Penting Ini

Ingin Membuat Kolam Ikan Koi Perhatikan 8 Hal Penting Ini

Kehadiran kolam ikan koi dapat mempercantik pekarangan rumah. Tidak hanya itu, kolam koi juga mampu membawa nuansa sejuk dan tenang pada rumah. Jadi tidak heran banyak yang mendambakan memiliki kolam koi di rumahnya. 

Meski begitu, membuat kolam koi juga perlu beberapa pertimbangan, agar nantinya ikan koi Anda dapat hidup nyaman dan sehat di kolam tersebut. Untuk itu pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi terkait 8 hal penting yang harus diperhatikan sebelum membuat kolam koi.

Baca Artike Sejenis: Tips Menjaga Kebersihan Air Kolam Ikan, dan Merawat Filter

8 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Kolam Ikan Koi

Bagi pemula tentu saja akan kebingungan harus mulai dari mana ketika ingin membuat kolam koi. Mulai dari memutuskan tempat, desain, hingga kenyamanan untuk penghuninya, yaitu ikan koi. Untuk itu, Anda sebaiknya memperhatikan 8 hal penting berikut ini sebelum membuat kolam koi.

1. Menentukan Anggaran

Anggaran keuangan adalah hal yang pertama yang harus Anda siapkan, karena nantinya pembuatan kolam koi membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Seperti dilansir dari berbagai sumber literasi, perkiraan biaya yang harus dianggarkan untuk membangun kolam koi yang memiliki luas 2×2 meter persegi adalah Rp 22 juta hingga Rp 25 juta. Harga tersebut tergantung desain dan ornamen yang diperlukan.

2. Pemilihan Lokasi

Setelah Anda mempersiapkan anggaran, selanjutnya tentukan lokasi kolam koi Anda. Tentukan apakah Anda ingin menempatkannya di luar ruangan atau di dalam. Karena ini tidak hanya berkaitan dengan estetika, akan tetapi juga berkaitan dengan paparan sinar matahari yang akan didapatkan ikan koi Anda.

Direkomendasikan Anda memilih lokasi dengan paparan sinar matahari yang cukup,  tidak terlalu panas, dan tidak terlalu lembab. Ketika kolam mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup, maka ini akan membuat perkembangan ikan koi Anda menjadi maksimal.

3. Menghitung Ukuran Kolam

Kolam koi dapat berfungsi dengan optimal, jika ukurannya lebih besar dari jumlah ikan koi yang Anda tempatkan di dalamnya. 

Patokan umum untuk ukuran kolam koi yang ideal adalah panjang kolam harus setara dengan sepuluh kali panjang rata-rata koi yang akan dipelihara, sedangkan lebar kolam harus tiga kali dari panjang rata-rata koi yang akan dipelihara.

Sedangkan untuk kedalaman koi yang ideal adalah 1 meter untuk koi berukuran kurang dari 30 cm, agar dapat  memberikan ikan koi ruang gerak yang cukup.  

Untuk koi berukuran antara 30-40 cm, kedalaman kolam idealnya adalah 1 meter sampai 1,5 meter. Sedangkan, untuk koi berukuran lebih dari 40 cm, sebaiknya kedalaman kolam lebih dari 1,5 meter.

Untuk kolam yang ditempatkan di luar ruangan, pastikan kedalaman yang mencukupi agar koi dapat menyelam dalam dan terhindar dari paparan sinar matahari yang berlebihan.

Baca Artikel Sejenis: Agar Kualitas Air Kolam Ikan Koi Anda Tetap Terjaga, Terapkan Tips Berikut ini

4. Memilih Desain Kolam Koi

Setelah itu, menentukan desain kolam koi yang sesuai selera dan anggaran Anda. Desain kolam dapat bervariasi sesuai dengan preferensi estetika, ukuran, dan lokasi.

Untuk mendapatkan ide desain kolam koi, Anda dapat temukan di situs pencarian seperti Google, Yahoo, atau Pinterest.

5. Filter Kolam Ikan Koi

Sistem filtrasi kolam koi bertujuan untuk menyaring partikel polutan air dan menjaganya tetap aman dari kadar nitrogen atau karbon dioksida berlebihan. Ini merupakan perlengkapan yang dibutuhkan untuk perawatan kolam ikan koi.

Hasil dari pencernaan koi menghasilkan kotoran beracun berupa amonia. Oleh karena itu, filter kolam ikan koi bertugas untuk menghilangkan amonia yang dihasilkan oleh ikan.

Ada dua jenis filter kolam koi yang dapat digunakan, yaitu filter mekanik dan filter biologis. Filter mekanik menggunakan media seperti Matala Filter Brush, dan Matala Filtration Media yang memiliki 4 tingkat kerapatan.

Sementara itu, filter biologis Anda dapat menggunakan Hel-X untuk melakukan proses nitrifikasi menghasilkan bakteri baik dan shirogane bacteria house untuk tempat tinggal bakteri. 

Jika Anda ingin mempercepat pertumbuhan bakteri, Anda dapat memilih produk bakteri starter Koyoh Eco Bio Block dan Trident Aquacare PSB Microorganism yang berbentuk cair. 

Untuk menghemat dan lebih simpel Anda dapat menggunakan produk Matala Biostep 10. Produk ini hadir sebagai solusi inovatif yang menggabungkan kegunaan media filter mekanis dan biologis untuk menjaga kolam ikan Anda tetap bersih, jernih, dan seimbang.

6. Sistem Aerasi Kolam Ikan Koi

Selain filter kolam, Anda juga  perlu memperhatikan sistem aerasi kolam ikan koi untuk menjaga kualitas air di dalam kolam. Aerasi digunakan untuk meningkatkan oksigen terlarut (DO) untuk mengurangi kejenuhan gas dan konsentrasi logam berat.

Layaknya manusia, jika kekurangan kadar oksigen maka mereka akan mati. Begitu juga dengan ikan koi, mereka akan merasakan sesak jika tidak mendapatkan oksigen. Jika dibiarkan terlalu lama maka akan menimbulkan kematian.

Jadi disarankan untuk mempertimbangkan memiliki aerator yang mumpuni. Anda dapat memilih Matala Linear Diaphragm Air Pumps, pompa aerasi dari matala yang cocok untuk akuakultur maupun pengolahan limbah pada berbagai jenis kolam.

Aerator ini mudah dibersihkan dan sangat efisien, bebas pemakaian minyak (oli), proteksi pemakaian berlebih, tidak bersuara, awet pemakaian dalam waktu yang lama. Anda harus memilki Aerator ini untuk perawatan kolam ikan koi.

Baca Artikel Sejenis: Jaga Kualitas Air Kolam Ikan Dengan 4 Elemen Penting Ini

7. Tanaman Peneduh

Ikan koi sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari. Efek negatif dari berlebihan paparan sinar matahari adalah warna ikan koi akan terlihat pucat, dan pertumbuhannya terganggu. 

Maka dari itu Anda dapat juga memilki tanaman peneduh di kolam koi Anda. Misalnya menggunakan lili air, Semanggi air, watersheld, pakis air, dsb.

8. Stabilasi Ar Kolam

Ketika Anda telah selesai membuat kolam koi, sebaiknya jangan langsung menaruh ikan koi Anda di dalamnya, karena kadar alkali yang masih tinggi dari semen acian kolam.

Selama minggu pertama, biarkan kolam selama satu minggu dan lakukan penyaringan harian, sambil menambahkan obat pembunuh jamur dan kutu. 

Pada minggu kedua hingga ketiga, tambahkan probiotik ke kolam. Setelah itu, pada minggu keempat hingga sebulan berikutnya, Anda dapat menguji kelayakan kolam tersebut.

Baca Artikel Lainnya: Tertarik Bisnis Koi Farm? Simak Info Lengkapnya Disini

Itulah langkah-langkah pembuatan kolam koi yang dapat diterapkan di rumah. Anda juga bisa menggunakan hiasan tertentu di tengah atau di salah satu sisi kolam, agar nantinya dapat  menjadi tempat bersembunyi bagi para koi.

Baca Artikel Lainnya: Eksplorasi Koi Kohaku: Dari Sejarah Hingga Cara Memilihnya

Pilihlah produk yang terbaik, yang sudah dikenal banyak pecinta ikan hias, seperti produk Matala, diantaranya adalah Matala Biosteps 10, Matala Filter Brush, dan Matala Filtration Media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *